Bekerja Bersama Membagi Beban Kerja

0
251
Kerjasama membagi beban kerja.

Kerjasama dan sama-sama kerja itu adil. Bekerjasama menyelesaikan tugas akan meringankan beban kerja. Kesadaran kolektif untuk menuntaskannya menjadikan kerjasama akan terasa mudah. Saat kita bisa menikmati hasil kerjasama, akan terasa nikmat. Ingin selalu mengulangi dan mengulanginya lagi.

Seringnya, kesulitan dalam komunikasi dan koordinasi selalu menjadi alasan. Dua kata itu terus dijadikan kambing hitam, saat kerjasama tak sesuai keinginan. Namun sejatinya, saat di tilik lebih dalam, kendala itu bermula dari ego pribadi.

Kesulitan terbesar dalam bekerjasama adalah ego pribadi. Keinginan untuk terlihat menonjol sendiri merupakan bisikan yang merusak kebersamaan. Masing-masing pihak akan menunjukkan bahwa mereka lah yang memiliki peran lebih. Padahal, andai itu benar-benar terjadi pun, tak perlu diungkapkan. Cukup orang lain saja yang menilai.

Saling menguntungkan

Saat bisa menurunkan ego, biasanya kerjasama akan lebih mudah. Koordinasi dan komunikasi akan terjalin. Karena masing-masing kita sadar bahwa pekerjaan akan cepat terselesaikan dengan kerjasama. Penghematan sumberdaya dan dana akan terasa. Apalagi saat obyek kerja dan memiliki kesamaan kepentingan. Kerjasama seperti ini jelas menguntungkan.

Tugas-tugas yang selama ini membutuhkan banyak pengorbanan, akan dibantu oleh mitra kerja. Demikian juga tugas-tugas mitra kerja akan bisa kita perbuat. Sebab ada kala nya suatu pekerjaan terasa berat. Namun saat dikerjakan oleh orang lain, cepat selesai. Sedang pekerjaan yang menurut kita mudah, kadang susah digarap oleh orang lain. Akhirnya saling menutupi kekurangan dan bahu membahu antar kita.

Oleh karena sama-sama merasakan keuntungan, maka antar pihak akan berlaku ikhlas. Keikhlasan itu bisa didapati saat saling memberi imbalan. Imbalan yang biasanya menjadi penghalang, sekarang tidak lagi. Tak jarang, yang terjadi kemudian adalah barter.

Sama-sama sukses

Semua ingin sukses. Jalan menuju kesuksesan akan lebih mudah saat bekerjasama. Tidak ada kesuksesan karena kerja sendirian. Kesuksesan itu pasti berkaitan dengan orang lain. Demi menuju kesuksesan kerjasama multipihak menjadi prasyaratnya. Kalau tak percaya, silakan buktikan.

Kesadaran akan kelemahan diri membuat antar kita saling membuka diri. Kesadaran akan kelemahan lah yang membuat kita merasa membutuhkan orang lain. Kebersamaan dalam kerjasama akan saling membantu. Hal ini akan lebih mempermudah dalam meraih kesuksesan. Namun ini hanya bisa dilakukan saat ego pribadi telah dihilangkan.

Datangnya kesuksesan pasti akan berbeda tempat dan waktu. Hasil kerjasama belum tentu bisa langsung dinikmati bersama-sama. Capaian kesuksesan di satu pihak, belum bisa menjadi tolok ukur kesuksesan di pihak lain. Namun, kesamaan dalam berjuang menuju kesuksesan itu menimbulkan perasaan yang sama. Satu pihak yang sudah sukses, akan membantu mitra kerja nya agar sukses pula.

Jika terjadi ‘air susu di balas air tuba, dan atau kacang lupa kulitnya’, maka hukum Tuhan yang akan bicara.

Terus menjaga kebersamaan

Menjaga kebersamaan dan saling menghormati antar mitra, menjadi sesuatu yang mesti dilakukan. Karena tak jarang kerjasama itu merugi. Selama kerugian itu bukan karena pengkhianatan, maka mitra kerja layak dipertahankan. Namun akan terjadi sebaliknya.

Kebersamaan baik secara fisik maupun sekedar komunikasi, baiknya memang tetap dilakukan. Jalinan silaturahmi akan membawa kebaikan. Bisa jadi pada suatu saat kerjasama akan terjalin lagi. Bahkan, mitra kerjasama akan menawarkan mitra-mitra terpercaya mereka yang lain untuk bekerjasama pula. Pada akhirnya, terjadi kerjasama multipihak yang saling menguntungkan.

Baik sudah atau dalam perjalanan menuju kesuksesan, kerjasama bisa merangsang pihak lain untuk bergabung. Setapak demi setapak, tangga kesuksesan akan dilalui. Beban kerja semakin ringan. Itu lah gotong royong.

Kerjasama membagi beban kerja.
Kerjasama membagi beban kerja.
BAGIKAN
Berita sebelumyaPola Kemitraan dalam Pemberdayaan
Berita berikutnyaMenjaga Logika
Suami dari seorang istri dan ayah dari tiga anak yang ingin hidup sejahtera bersama saudara, para tetangga, dan masyarakat. Sekarang masih dipercaya sebagai Ketua Badan Kerjasama Antar Desa Kec. Kebasen Kab. Banyumas Prov. Jawa Tengah. Suka membaca dan berteman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here