Bersuara Memberi Keseimbangan Informasi

0
188
Bendung Gerak Serayu. Dok: www.forum.maxmanroe.com

Belum reda berita tentang meninggalnya seorang remaja karena selfie berbahaya, muncul berita menyedihkan lagi. Seorang pekerja proyek rel ganda meninggal akibat terurug tanah. Tidak lama kemudian, muncul berita kematian seorang remaja di saluran irigasi Bendung Gerak Serayu.

Sialnya, ketiga kejadian itu berlokasi di desa-desa di kecamatan Kebasen. Alhasil, kecamatan Kebasen terkenal, karena berita kematian. Media mainstream memainkan peran mengangkat berita yang tidak menguntungkan bagi kecamatan Kebasen.

Tri Wahyuni (16 tahun) meninggal tersambar kereta saat foto selfie di jembatan Sungai Serayu. Warga Desa Sidamulih Kec. Rawalo meregang nyawa di jembatan kereta sisi selatan, yakni di Desa Gambarsari Kec. Kebasen.

Sudadi (45 tahun) meninggal dunia akibat tertimpa urugan tanah. Pekerja proyek rel ganda tersebut meninggal di lokasi proyek di wilayah Desa Sawangan Kec. Kebasen. Sudadi merupakan warga Desa Wanareja Utara Kab. Pemalang.

Dikabarkan pula, seorang remaja bernama Winara Pameling (17 tahun) yang berasal dari Desa Karangasem Kec. Sampang Cilacap, meninggal dunia. Dia tenggelam saat berenang di saluran irigasi Bendung Gerak Serayu.

Apakah tidak ada kabar baik lain yang layak diberitakan?

Bad news is a good news

Prinsip “bad news is a good news” sudah mendarah daging. Bahkan secara kejiwaan sudah mempengaruhi kebanyakan orang. Mereka lebih tertarik membaca peristiwa-peristiwa yang memprihatinkan daripada prestasi yang baik.

Tabiat latah menjalar melingkupi segenah jiwa manusia. Pemberitaan yang massif di media membuat warga, tak terkecuali kecamatan Kebasen, lebih suka meng-ekspose-nya. Peristiwa kematian, kriminal, transaksi narkoba, jamu illegal, menjadi peristiwa yang lebih menarik di ulas.

Sesuatu yang jelek malah mendapatkan perhatian lebih daripada yang bagus. Kematian yang beruntun dalam kurun waktu tidak lama, menjadi fokus. Padahal di kecamatan Kebasen sendiri, tersimpan banyak prestasi yang seakan tak ter-ekspose.

Miris.

Banyak yang lebih layak

Tidak salah media mainstream memberikan berita-berita tersebut. Akan tetapi perlu penyeimbang. Ini yang semestinya dilakukan. Banyak prestasi di wilayah kecamatan Kebasen yang layak diberitakan.

Sebut saja Sutriono. Warga Desa Sawangan Kec. Kebasen ini pernah memenangi penghargaan sebagai Penyuluh Swadaya Terbaik Tingkat Nasional tahun 2014. Tahu kah kalian?

Stasiun kereta Desa Gambarsari pernah menjadi lokasi syuting film perjuangan “Kereta Api Terakhir”. Pemilihan lokasi ini menjadi bentuk penghargaan pemerintah akan sumbangsih masyarakat desa akan perjuangan kemerdekaan RI.

Seorang warga desa bernama Martal, gugur ditembak tentara Belanda, karena ikut membantu para pejuang yang bersembunyi di kawasan pegunungan di sekitarnya. Pegawai distrik Kebasen tersebut ikut memberikan informasi aktifitas yang akan dilakukan oleh Belanda. Informasi ini sangat bermanfaat bagi para pejuang. Atas jasa beliau, namanya diabadikan menjadi jalan Martal di Desa Gambarsari.

Dan tentu lebih banyak lagi.

Memberikan informasi untuk keberimbangan

Sebagai warga di kecamatan Kebasen, tentu ini menjadi sebuah keprihatinan bagi saya. Ingin rasa nya berkata pada media:

“Beritakan yang baik-baik juga, dong!”.

Tentu ini tak mudah. Mereka sedang mengejar tiras. Target mereka tentu kompensasi dari iklan yang terpasang. Semakin banyak pembaca, semakin banyak peluang mendapatkan pendapatan jasa iklan.

Memberikan keseimbangan berita menjadi kewajiban warga kecamatan Kebasen. Sudah selayaknya warga kecamatan Kebasen, berperan aktif di sini. Menyajikan berita-berita baik sebagai penyeimbang. Saat media mainstream seolah mengabaikan berita baik, kita lah yang harus berperan.

Apa yang terjadi di kecamatan Kebasen akhir-akhir ini, tidak menutup kemungkinan akan terjadi di tempat lain. Pemberitaan kejadian-kejadian buruk oleh media mainstream tidak mengenal tempat dan waktu. Bersiap lah memberikan keberimbangan informasi.

Oleh karena nya, saya mengajak kepada semua teman-teman, mari berkontribusi. Ikut memberitakan kabar baik, meski hanya melalui media sosial.

Salam.

Bendung Gerak Serayu. Dok: www.forum.maxmanroe.com
Bendung Gerak Serayu. Dok: www.forum.maxmanroe.com
BAGIKAN
Berita sebelumyaMensikapi Elite Capture Desa
Berita berikutnyaKado Indah Sumpah Pemuda
Suami dari seorang istri dan ayah dari tiga anak yang ingin hidup sejahtera bersama saudara, para tetangga, dan masyarakat. Sekarang masih dipercaya sebagai Ketua Badan Kerjasama Antar Desa Kec. Kebasen Kab. Banyumas Prov. Jawa Tengah. Suka membaca dan berteman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here