Membangun Bisnis Melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi

2
299
Selalu diakhiri dengan narsis.

Purwokerto (12/11/2016) Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sangat beragam. Salah satu pemanfaatan yang banyak digemari ialah untuk urusan bisnis. Kemudahan dalam bisnis online selalu menjadi daya tarik. Meski bukan hal yang baru, cerita dan pengetahuan tentangnya selalu menarik di simak.

Oleh karena nya, kegiatan bertajuk: “Membangun Bisnis Melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi” diadakan oleh Asosiasi Sales Nasional Indonesia (ASNI) wilayah Banyumas Raya. Kegiatan yang digelar di Roman Café Purwokerto ini berlangsung cukup serius. Sekitar 25 orang peserta, cermat menyimak paparan dari para pemateri.

Acara yang diadakan pada Sabtu sore (12/11/2016) ini, tak menyurutkan minat para peserta. Terbukti mereka tetap menyimak paparan sejak sekitar pukul 15.00 WIB sampai pukul 17.30 WIB. Rasa penasaran mengalahkan ego pribadi.

 

Antusias
Antusias

Paparan pertama disampaikan oleh Kikis Kirwono, selaku Ketua Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Pengurus Pusat ASNI. Menurut Kikis, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan ASNI Banyumas Raya saat pertemuan di Pantai Sodong, Cilacap.

Kikis juga menyampaikan rencana program kerja Divisi TIK ASNI. Salah satu yang dituju adalah peningkatan kesejahteraan melalui TIK untuk anggota ASNI. Dia berharap nantinya para anggota ASNI bisa saling bersinergi untuk mengoptimalkan kemanfaatan TIK ini.

Paparan selanjutnya disampaikan oleh Agung Cahya Nugraha. Pebisnis online ini sudah berikrar sebagai Bapak Rumah Tangga. Aktifitas kesehariannya lebih banyak mengurusi anak dan rumah. Dia sudah merasakan manfaat nyata dari TIK. Penghasilannya dari dunia internet sudah dirasa cukup. Dia memilih mengurusi anak-anak dan keluarga daripada bekerja seperti orang pada umumnya.

Peserta antusias
Rasa penasaran mengalahkan ego

Secara teknis dia sampaikan bagaimana berbisnis sebagai Youtuber. Video-video yang diunggahnya di youtube berbuah manis. Padahal dia mengaku, kebanyakan video yang diunggahnya hasil rekaman sendiri. Pengalamannya merintis dan mengembangkan bisnis ini, dia ceritakan dengan menarik. Para peserta pun terkesima.

Paparan terakhir disampaikan oleh Pradna Paramita. Pelaku bisnis online dan pendamping satu juta domain ini pun berkisah. Pengalamannya menjadi seorang blogger, penjual gadget dan kopi secara online, terdengar menyenangkan. Dia mengaku lebih banyak keliling merasakan manfaat dari internet. Meski berbeda aktifitas, baik Agung maupun Pradna, sama-sama mendulang rupiah dari internet.

Selanjutnya, Pradna mensosialisasikan program 1 juta domain dari Kemkominfo. Program yang bertujuan ikut mendongkrak usaha kecil ini, disampaikan dengan jelas. Pada saat itu juga, beberapa peserta langsung mendaftar. Rencananya, akan dilakukan kegiatan serupa, paska domain bagi pendaftar sudah siap posting.

Selalu diakhiri dengan narsis.
Selalu diakhiri dengan narsis.

Setelah acara ditutup, para anggota ASNI berkumpul membahas rencana kegiatan selanjutnya. Rencana keikutsertaan pada pada Kalisalak Expo 2016 di Desa Kalisalak Kec. Kebasen, dibahas sekalian. Kesepakatannya, ASNI akan ikut berpartisipasi. Sedang persiapan mengenai itu, akan menunggu informasi pasti dari pihak penyelenggara.

Yang pulang dulu nggak kebagian doorprize.
Yang pulang dulu nggak kebagian doorprize.
BAGIKAN
Berita sebelumyaDadi Wong Ndesa Sing Gemi
Berita berikutnyaMeneguhkan Pemberdayaan Usaha Kecil
Suami dari seorang istri dan ayah dari tiga anak yang ingin hidup sejahtera bersama saudara, para tetangga, dan masyarakat. Sekarang masih dipercaya sebagai Ketua Badan Kerjasama Antar Desa Kec. Kebasen Kab. Banyumas Prov. Jawa Tengah. Suka membaca dan berteman.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here