Nikmati Pesona Curug Song Desa Kalisalak

2
778
Nikmati kesegarannya

Setelah dimanjakan oleh lukisan alam dari bukit Watumeja, kini hadir tujuan wisata baru. Pesona Curug Song di Desa Kalisalak Kecamatan Kebasen. Air terjun indah nan jernih menyuguhkan kesegaran alami. Hawa dingin dan segar akan kamu rasakan saat menghirup udara di sini. Tanpa polusi. Hijau dedaunan membuat mata cling.

Curug Song berada di hutan yang di kelola oleh Perhutani. Secara geografis berada di grumbul Kali Ontong Desa Kalisalak Kec. Kebasen Kab. Banyumas. Hanya butuh sekitar 10 menit naik motor dari perempatan jalan Jimat sampai ke lokasi parkir. Sedang waktu tempuh jalan kaki ke lokasi sekitar 20-30 menit.

Kamu tak usah khawatir. Waktu tempuh jalan kaki itu tak kan terasa. Hawa segar dan hijau dedaunan akan melenakanmu. Jarak yang cukup jauh itu akan terasa dekat. Apalagi sepanjang jalan sejak pintu masuk, akan kamu temui beberapa spot yang cukup bagus.

Jalan setapak menuju Curug Song sudah di permak oleh warga. Tanjakan ekstrim hanya ada 2 (dua) tempat. Itu pun jaraknya hanya kisaran 10-20 meter saja. Sudah di buat berundak-undak. Jadi tak perlu takut terpeleset. Karena jalan itu tak lagi becek. Hanya beberapa lokasi saja. Itu pun karena ada mata air di pinggir jalannya.

Naik turun selama perjalanan sudah biasa. Ini bahkan ajang mengecilkan perut. Bermanfaat untuk membakar lemak yang menganggu pemandangan. Hembusan nafas yang agak memburu saat menapaki tanjakan, akan diganti dengan kesegaran oksigen yang kita hirup. Jadi, nggak ada rugi nya.

Selamat datang
Selamat datang

Dari arah Purwokerto.

Sekitar 30 menit naik motor jika kamu start dari Purwokerto. Ikuti jalan ke selatan sampai di Pasar Patikraja. Di sana kamu ambil jalan menuju ke arah Kebasen. Akan kamu temui jembatan Serayu yang sempit. Yang insya Allah tahun depan, sebelah baratnya akan dibuatkan duplikat nya.

Setelah jembatan Serayu, kamu sudah masuk wilayah kecamatan Kebasen. Itu desa ku, Desa Mandirancan. Saat di pertigaan Sinderan di Mandirancan kamu lurus saja. Ikuti jalan berkelak-kelok sempit khas desa. Sekitar 10 menit dari situ, akan kamu temui perempatan Kebasen yang di sebelah kanannya ada kantor Polisi. Eh, sebelumnya akan kamu lewati pintu perlintasan kereta api dan kompleks Bendung Gerak Serayu.

Nyalakan lampu sen ke kiri. Ikuti terus jalan di sana. Nanti kamu akan sampai di sebuah tempat yang memiliki lapangan sepakbola di pinggir jalan. Nah. Itu lah Desa Kalisalak. Gampang kan?

Tak lama dari lapangan itu, akan kamu temui perempatan kecil yang bernama Prapatan Jimat. Ambil kiri menuju Kali Ontong. Itu lah jalan Jimat. Kalau kamu ragu, saat di lapangan tadi, silakan tanya warga. Semua pasti tahu jalan Jimat.

Dari arah Cilacap

Setelah Pom Bensin Sampang, dari arah barat, masuk ke jalan kecil yang agak menurun. Tak lama dari situ, akan kamu lewati perlintasan kereta api. Lalu ada perempatan. Itu nama nya perempatan Sawangan. Kamu ambil kiri. Sekitar 5 menit dari perempatan itu, kamu akan sampai di perempatan Jalan Jimat. Silakan ambil kanan.

Papan nama menuju Curug Song sudah di pasang di beberapa titik. Kalau masih ragu, manfaatkan GPS (Gunakan Penduduk Setempat). Nanya. Gampang kan?

Pintu masuk
Pintu masuk

Ada miniatur jembatan Cinta di sini. Jembatan dari bambu ini menghubungkan jalan utama dengan bumi perkemahan. Kamu bisa menikmati malam sunyi sepi di sini. Rasanya pas buat kamu yang lagi galau. Introspeksi diri mengapa status jomblo masih saja betah bersemayam. Aih.

Tanjakan mesra juga ada. Tanjakan ini memiliki sudut elevasi yang melebihi 45 derajat. Kamu akan sedikit ngosngosan sampai di atas. Tak usah khawatir. Tanjakan ini baru pemanasan. Ada tanjakan “nungging” yang akan membuat lemak mu terkurangi. Tanjakan ini diberi nama nungging karena saat kamu lihat bentuknya dari samping, mirip orang lagi nungging.

Olah raga
Olah raga

Langkah kaki akan terasa ringan karena asupan oksigen yang berlimpah. Naik turunnya jalan bukan halangan. Seorang ibu muda yang sedang berbadan dua saja kuat kok. Masak kamu enggak.

Sepanjang jalan hanya ditemui kesegaran eksotisme yang jarang kamu temukan. Saat melintasi Kali Perwaton, lepaskan alas kaki mu. Rasakan sensasi dingin segar saat merendamnya. Andai tak risih, ingin rasa nya mandi di sana.

Ada 3 (tiga) kedung yang cukup dalam. Kedung lesung, sengon, dan jembangan, yang kedalamannya mencapai 2,5 meter. Jika ingin berendam di sana, sewa lah pelampung yang disediakan pengelola. Yakin. Hawa dingin segar akan menjalari seluruh tubuh. Rasa penat akan hilang. Anyes….

Kedung Jembangan
Kedung Jembangan

Sebenarnya ada dua tempat lagi selain Curug Song. Ada curug Dipacandra dan Watu Bengkah yang bisa kamu kunjungi. Petunjuk arah ke kedua lokasi tersebut akan kamu dapati di Kali Cawang. Curug Dipacandra debitnya lebih sedikit dari Song. Sedang Watu Bengkah adalah batu besar yang berlubang besar, seperti membelah.

Ah, sebenarnya aku ingin namai Simpang Galau. Karena kedua lokasi tersebut bersimpangan tempat, sehingga membuat galau saat memilih. Kalau kamu penasaran, silakan sambangi.

Simpang galau
Simpang galau

Sebelum sampai di lokasi, ada spot bagus dengan latar Curug Song. Di sini kamu bisa berpose. Tulisan “Love” yang terbuat dari bunga pohon Pinus akan menambah manis. Ambil posisi yang bagus dengan berbagai pilihan gaya. Hasilnya sangat layak kamu jadikan foto profil di akun media sosial.

Kamu bisa pose manis di sini
Kamu bisa pose manis di sini

Setelah puas berpose, silakan turuni jalan menuju Curug Song. Aliran air yang segar dengan embun yang membelai, akan kamu temui. Percik-percik air dari atas akan membuat suasana begitu segar. Sesaat akan kamu lupakan penat nya rutinitas pekerjaan. Kamu akan terbuai. Lupa saat hati tersakiti oleh si dia. Sejuk segarnya percikan air Curug Song akan menjernihkan pikiran.

Penasaran? Silakan berkunjung.

Nikmati kesegarannya
Nikmati kesegarannya

 

Nasihat bijak
Nasihat bijak

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here