Pelatihan dan Sosialisasi Batik Ramah Lingkungan

0
242
Sambutan Kepala Desa Mandirancan

Banyumas (13/08/2016) Industri harus tetap memperhatikan lingkungan. Jangan sampai keuntungan yang didapatkan dari hasil industri akan merusak lingkungan. Memperbaiki lingkungan yang sudah rusak itu butuh waktu lama. Sebaiknya dalam hal apapun kita mesti melestarikannya. Demikian pesan moral yang didapat pada Pelatihan dan Sosialisasi Implementasi Produksi Hijau untuk Mendorong Industri Kerajinan Masyarakat Batik Banyumas pagi tadi, Sabtu (13/08/2016).

Paparan konsep social enterprise yang disampaikan oleh Rahab, SE., M.Sc ini bermaksud menyadarkan masyarakat akan pentingnya kelestarian alam. Sebab masih banyak pengrajin batik yang menggunakan pewarna sintetis. Dalam jangka panjang, ini akan merugikan. Oleh karena nya, penjelasan konsep dasar ini menjadi penting.

Pelatihan ini terselenggara berkat kerjasama Pemerintah Desa Mandirancan Kec. Kebasen dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas (LPPM) Jenderal Soedirman Purwokerto. Pelatihan dan Sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Balai Desa Mandirancan dengan dihadiri oleh sekitar 40 orang peserta. Mereka terdiri dari para pengrajin batik di Mandirancan, KKN Posdaya IAIN Purwokerto, Perangkat Desa, dan BKAD Kec. Kebasen.

Acara yang diselenggarakan sejak pagi hingga siang ini merupakan pembukaan serangkaian kegiatan pelatihan pewarnaan batik. Setelah kegiatan ini, akan dilanjutkan praktik pewarnaan batik dengan bahan-bahan alami. Semua peralatan dan bahan akan disediakan oleh pihak LPPM Unsoed.

Kepala Desa Mandirancan, Amin Subkhantoro, merasa senang karena kerjasama ini bisa terealisasi. Beliau berharap kepada pihak Unsoed untuk bisa membantu masyarakat di desa. Karena masih banyak persoalan-persoalan di desa yang belum tersolusikan.

“Desa memiliki SDA dan SDM yang perlu dioptimalkan, sedang Unsoed punya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Yang masih kurang adalah sinergisitas kedua nya. Saya berharap para akademisi di Unsoed bisa memberikan ilmu nya kepada masyarakat khususnya di desa,” demikian harapan Amin Subkhantoro.

Sambutan Kepala Desa Mandirancan
Sambutan Kepala Desa Mandirancan

 

Peserta pelatihan antusias menyimak
Peserta pelatihan antusias menyimak

 

Mahasiswa KKN Posdaya IAIN Purwokerto
Mahasiswa KKN Posdaya IAIN Purwokerto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here