Penyuluhan Pencegahan Korupsi

0
271
Paparan dari Wakil Bupati

Banyumas (25/11/2015) Indonesia darurat korupsi. Begitu kalimat yang sering kita dengar. Korupsi memang telah merajalela dan sudah menjadi budaya. Oleh karenanya bagi sebagian masyarakat, temuan kasus-kasus korupsi seolah sudah biasa di dengar. Padahal dampak dari kegiatan korupsi sangat luas. Pengangguran dan kemiskinan bertambah serta hutang ke luar negeri yang tidak jua berkurang.

Untuk mencegah korupsi semakin mengakar, Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam hal ini Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas) mengadakan acara bertajuk “Penyuluhan Pencegahan Korupsi”. Acara yang digelar di balai kelurahan Berkoh pada Selasa (24/11/2015) kemarin dihadiri oleh sekitar 180 peserta. Mereka terdiri dari unsur Camat, Kepala Desa, Bendahara Desa, Pengurus BUMDes, Ketua BKAD, dan Ketua UPK.

Ada 4 (empat) narasumber yang menyampaikan materinya, yakni: Kasi Intel Kejaksaan Negeri Banyumas, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Purwokerto, Kepala Bapermas PKB Kab. Banyumas, dan Wakil Bupati Banyumas. Secara bergiliran, masing-masing narasumber memaparkan materinya. Kedua narasumber dari pihak kejaksaan menyampaikan materi tentang tindak pidana korupsi (TIPIKOR), Kepala Bapermas PKB menyampaikan pentingnya sadar hukum, dan Wakil Bupati Banyumas menyampaikan materi good governance.

Sesi tentang tindak pidana korupsi lebih hidup karena adanya interaktif dari peserta. Tindakan korupsi masih menjadi momok yang menakutkan. Apalagi sekarang banyak kasus-kasus korupsi yang terungkap justru saat jabatan sudah purna. Maka sesi ini dimanfaatkan benar oleh para peserta untuk bertanya.

Materi tentang pencegahan korupsi benar-benar menarik perhatian. Maka tak heran jika sebagian besar peserta tak beranjak dari tempat meski acara berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 14.30 WIB. Mereka tentu tak mau terjebak pada kasus-kasus yang terkategorikan korupsi. Paling tidak dengan memahami definisi dan kasus-kasus yang pernah terjadi, faktor ketidaktahuan akan korupsi yang menjadi penyebabnya, bisa diminimalisir.

Acara yang sedianya dibuka oleh Bupati Banyumas, akhirnya diwakilkan kepada Sekda Banyumas. Sedang penutupan dilakukan oleh dr. Budhi Setiawan, Wakil Bupati Banyumas, setelah mengisi materi terakhir.

Paparan dari Wakil Bupati
Paparan dari Wakil Bupati
BAGIKAN
Berita sebelumyaUji Coba dan Coba Di Uji
Berita berikutnyaBupati Resmikan Tugu Sinderan Mandirancan
Suami dari seorang istri dan ayah dari tiga anak yang ingin hidup sejahtera bersama saudara, para tetangga, dan masyarakat. Sekarang masih dipercaya sebagai Ketua Badan Kerjasama Antar Desa Kec. Kebasen Kab. Banyumas Prov. Jawa Tengah. Suka membaca dan berteman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here